PENINGKATAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN KEGIATAN MERONCE BIJI HANJELI

Authors

DOI:

https://doi.org/10.70476/jku.v1i1.001

Keywords:

motorik halus, bimbingan kelompok anak usia dini, meronce, biji hanjeli

Abstract

Kemampuan motorik halus merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak usia dini, terutama dalam mendukung koordinasi mata dan tangan. Namun, pada kenyataannya kemampuan tersebut pada anak di TK Pertiwi masih belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan meronce menggunakan biji hanjeli. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri dari 16 anak usia 5–6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada setiap siklus. Pada tahap pra siklus, anak yang berada pada kategori berkembang sangat baik (BSB) sebesar 8%, kemudian meningkat menjadi 17% pada siklus I, dan mencapai 81% pada siklus II. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan meronce melalui bimbingan kelompok menggunakan biji hanjeli dapat membantu meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Selain itu, kegiatan ini juga membuat anak lebih tertarik dan aktif selama proses pembelajaran berlangsung.

Published

2026-06-30