HIDROPONIK CERDAS: OTOMASI DAN LITERASI KEUANGAN UNTUK PETANI MELON DI KABUPATEN CIREBON
DOI:
https://doi.org/10.704/jkpm.v4i1.5Kata Kunci:
hidroponik, literasi keuangan, pemasaran digitalAbstrak
Pertanian hidroponik menjadi solusi inovatif untuk mengatasi keterbatasan lahan dan meningkatkan kualitas pangan. Kelompok tani “Otong Tani” di Desa Cirebon Girang, Kabupaten Cirebon, mengembangkan budidaya melon hidroponik, namun menghadapi kendala berupa sistem irigasi manual, pencatatan keuangan yang tidak terstruktur, dan pemasaran digital yang terbatas. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan efisiensi produksi dan literasi keuangan melalui penerapan teknologi otomasi sederhana serta pelatihan manajemen usaha. Metode pelaksanaan meliputi instalasi alat otomatisasi berbasis mikrokontroler untuk pengaturan nutrisi, pelatihan kalibrasi sensor, pembukuan digital, dan pendampingan pemasaran melalui media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan penurunan waktu kerja irigasi dari ±2 jam menjadi ±1,5 jam per hari, penghematan biaya produksi sekitar 12%, peningkatan produksi dari 790 menjadi 870 buah per siklus, serta kenaikan margin keuntungan dari 20% menjadi 35%. Pencatatan keuangan meningkat hingga 90% transaksi tercatat, dan penjualan digital naik 20–30%. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi teknologi dan literasi keuangan untuk mendukung kemandirian petani hidroponik dan keberlanjutan usaha berbasis inovasi.






