PERSEPSI DAN TINGKAT KESADARAN WARGA SEKOLAH TERHADAPPENGGUNAAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN DI SMK NEGERI 1 SURUH KABUPATEN TRENGGALEK
Kata Kunci:
Bahan Tambahan Pangan, Kesadaran, Persepsi, Pengetahuan, Warga SekolahAbstrak
Keamanan pangan di lingkungan sekolah menjadi isu kritis,
terutama terkait penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP)
pada jajanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat
pengetahuan, persepsi, dan kesadaran warga sekolah terhadap
penggunaan BTP di SMK Negeri 1 Suruh, Kabupaten
Trenggalek. Metode penelitian menggunakan pendekatan
kuantitatif deskriptif dengan instrumen kuesioner tertutup yang
disebarkan kepada 100 responden meliputi guru, karyawan, dan
siswa. Data dianalisis secara statistik deskriptif dan diuji
reliabilitasnya menggunakan Cronbach's Alpha. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pengetahuan (rata-rata=4,20) dan
kesadaran (rata-rata=4,14) responden berada pada kategori
tinggi, sedangkan persepsi berada pada kategori cukup tinggi
(rata-rata=3,97). Namun, uji reliabilitas menunjukkan bahwa
hanya instrumen kesadaran yang reliabel (α=0,701), sehingga
interpretasi untuk pengetahuan dan persepsi perlu kehati-hatian.
Temuan ini mengindikasikan bahwa warga sekolah telah
memiliki dasar pemahaman yang baik, namun diperlukan
edukasi berkelanjutan untuk memperkuat persepsi dan perilaku
selektif. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi
pengembangan program keamanan pangan berbasis sekolah.






