Permainan Playdough Dalam Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini
Kata Kunci:
Motorik Halus, Playdough, Anak Usia DiniAbstrak
Pendidikan anak usia dini menjadi bagian yang digunakan untuk mendorong perkembangan motorik halus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun di Kelompok A Bintang Harapan melalui kegiatan bermain playdough. Metode yang digunakan adalah Dalam melakukan penlitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, bagian tindakan, melakukan pengamatan, dan menjalankan umpan balik (refleksi). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan motorik halus anak. Hasil yang ditunjukkan yaitu lima dari 12 anak mencapai kategori perkembangan yang diharapkan (BSH), sementara pada siklus II, jumlah anak dalam kategori BSH dan berkembang yang sangat baik (BSB) meningkat menjadi 8. Kegiatan bermain playdough terbukti efektif dalam melatih koordinasi mata dan tangan, serta ketepatan dalam membentuk objek. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa variasi media dan metode pembelajaran yang menarik dapat meningkatkan minat anak sehingga meningkatkan perkembangan motorik halus. Kesimpulannya, kegiatan bermain playdough dapat menjadi media yang menstimulus perkembangan keterampilan motorik halus anak.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan Kuningan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






