HUBUNGAN PERSEPSI PASIEN TERHADAP RASA MAKANAN DENGAN DAYA TERIMA PASIEN RAWAT INAP DI RUANG NYIMAS GANDASARI RSD GUNUNG JATI KOTA CIREBON TAHUN 2025
DOI:
https://doi.org/10.70476/jfkes.v5i1.003Kata Kunci:
Daya Terima, Persepsi Rasa, Rawat Inap, Makanan Rumah SakitAbstrak
Pelayanan makanan rumah sakit memiliki peran penting dalam menunjang proses penyembuhan pasien, salah satunya melalui persepsi pasien terhadap rasa makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap rasa makanan dengan daya terima pasien rawat inap. Penelitian dilakukan secara observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional terhadap 75 pasien rawat inap di ruang Nyimas Gandasari RSD Gunung Jati Kota Cirebon, yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Data persepsi diperoleh melalui kuesioner, sedangkan daya terima diukur dengan metode visual Comstock berdasarkan sisa makanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien memiliki persepsi baik (60%), sangat baik (33,3%), dan hanya 6,7% yang menyatakan kurang. Sebanyak 73,3% pasien menunjukkan daya terima yang baik (sisa makan ≤20%). Uji statistik Spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan namun lemah antara persepsi rasa makanan dan daya terima pasien (p = 0,017; r = 0,274). Kesimpulannya, persepsi rasa makanan berhubungan signifikan dengan daya terima, sehingga peningkatan kualitas rasa makanan di rumah sakit perlu menjadi perhatian untuk meningkatkan asupan pasien






