REVIEW: HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 2-5 TAHUN DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS CIMAHI TAHUN 2025
DOI:
https://doi.org/10.70476/jfkes.v5i1.011Keywords:
Pola Makan, Pola Asuh, Kejadian StuntingAbstract
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji keterkaitan antara pola makan dan terjadinya stunting pada anak berusia 2-5 tahun di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Cimahi dengan memanfaatkan metode kuantitatif. Target populasi adalah anak-anak berusia 2-5 tahun yang termasuk dalam kategori stunting, dengan total sampel sebanyak 141 anak. Pengambilan sampel dilakukan melalui metode random sampling, sedangkan pengumpulan data dikerjakan dengan mengukur tinggi badan dan melakukan wawancara menggunakan kuesioner. Metode analisis data yang dipakai dalam kajian ini adalah Spearman Rank. Temuan penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pola makan dan kejadian stunting, dengan tingkat signifikansi p value 0,001 yang diinterpretasikan α. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pola makan tidak tepat pada anak akan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan khususnya kejadian stunting. Pola asuh Orang tua dan keadaan lingkungan berpengaruh besar dalam keberhasilan pemberian pola makan yang sesuai dengan kebutuhan anak.






