EVALUASI TINGKAT KEBERHASILAN PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN LOKAL TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN BAYI DAN BALITA DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS MALAUSMA KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2025
DOI:
https://doi.org/10.70476/jfkes.v5i1.002Keywords:
Bayi, Balita, PMT Pangan Lokal, Berat BadanAbstract
Masalah gizi pada balita masih terjadi secara global khususnya di Indonesia. Masalah gizi tersebut dapat berdampak pada terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan. Salah satu strategi dalam mengatasi masalah gizi pada bayi dan balita yaitu dengan melaksanakan intervensi spesifik seperti Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pemberian makanan tambahan lokal terhadap kenaikan berat badan bayi dan balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Malausma Kabupaten Majalengka tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi eksperiment dengan rancangan penelitian one grup pretest and posttest design. Sampel penelitian sebanyak 99 bayi dan balita. Teknik pengumpulan data menggunakan data sekunder yang diperoleh dari hasil form kenaikan berat badan dan tinggi badan PMT berbasis pangan lokal. Analisis data menggunakan Uji paired T Test dengan signifikansi p value = 0,05. Hasil penelitian menunjukan rata-rata berat badan bayi dan balita sebelum pemberian PMT lokal adalah 9,564 kg sedangkan rata-rata berat badan bayi dan balita sesudah pemberian PMT lokal adalah 10,174 kg. Terdapat perbedaan yang signifikan berat badan bayi sebelum dan sesudan pemberian PMT lokal di UPTD Puskesmas Malausma tahun 2024. Kesimpulan dari penelitian ini pemberian makanan tambahan berbahan pangan lokal efektif untuk meningkatkan berat badan bayi dan balita.






