HUBUNGAN MUTU PELAYANAN GIZI DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RUANGAN SEROJA UPTD RSUD ASIH HUSADA LANGENSARI TAHUN 2024
DOI:
https://doi.org/10.70476/jfkes.v5i1.001Kata Kunci:
Mutu Pelayanan, Sisa Makanan, Kepuasan PasienAbstrak
Indikator utama untuk mengetahui mutu pelayanan rumah sakit adalah kepuasan pasien. Berdasarkan Penilaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada triwulan keempat tahun 2023 diperoleh hasil bahwa sisa makanan yang tidak dihabiskan oleh pasien masih >20% yaitu rata-rata 31,1% dan belum memenuhi target yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan mutu pelayanan gizi dengan kepuasan pasien di ruangan Seroja UPTD RSUD Asih Husada Langensari Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 70 responden dengan sampel 60 responden. Teknik pengambilan sampel secara non probability sampling dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian ini adalah sampel yang menilai mutu pelayanan kurang baik dan kurang puas sebanyak 72,7% dengan jumlah 8 sampel, sedangkan mutu pelayanan baik dan puas sebanyak 18,4% dengan jumlah 9 sampel. Berdasarkan uji korelasi chi square diperoleh nilai sig 0,677, nilai sig ini lebih besar dari α=0,05 menunjukan tidak ada hubungan mutu pelayanan gizi dengan kepuasan pasien di ruang Seroja UPTD RSUD Asih Husada Langensari Tahun 2024 dengan keeratan korelasi sangat lemah (r=0,100). Sebaiknya rumah sakit lebih meningkatkan kualitas pelayanan terutama bagian gizi agar tercapai pelayanan prima yang maksimal serta mempertahankan tingkat kepuasan yang sudah dirasakan pasien pada pelayanan gizi di rumah sakit.






