ANALISIS SEMIOTIK KOMENTAR BERITA ONLINE TERHADAP KONTRUKSI IDENTITAS SOSIAL STUDI KASUS : GUS MIFTAH DAN PENJUAL ES TEH
Kata Kunci:
Analisis Semiotika, Berita Online, Konstruksi SosialAbstrak
Perkembangan media online telah membawa perubahan mendasar dalam cara masyarakat membentuk dan menilai identitas sosial. Penelitian ini menganalisis konstruksi identitas sosial melalui komentar netizen di kolom berita online, dengan fokus pada kasus viral antara Gus Miftah dan seorang penjual es teh. Menggunakan pendekatan semiotik Roland Barthes serta teori konstruksi sosial dari Peter L. Berger dan Thomas Luckmann, studi ini menelusuri bagaimana makna-makna sosial terbentuk dalam ruang digital. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis data dari komentar di media online seperti Radar Cirebon dan Cirebon Banget. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada level denotasi, komentar menyoroti penggunaan kata “goblok” sebagai bentuk penghinaan. Pada level konotasi, istilah tersebut mencerminkan ketimpangan kekuasaan antara tokoh agama dan rakyat kecil. Sementara pada level mitos, muncul narasi baru bahwa adab lebih utama dari status atau gelar. Melalui proses eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi, identitas sosial kedua tokoh dikonstruksi ulang. Gus Miftah mengalami krisis legitimasi moral, sementara penjual es teh dimaknai sebagai simbol kesopanan. Penelitian ini menegaskan bahwa ruang digital kini menjadi arena penting dalam negosiasi ulang identitas sosial berbasis nilai-nilai moral masyarakat.
Kata Kunci: Analisis Semiotika, Berita Online, Konstruksi Sosial.






