PERAN KEPEMIMPINAN DALAM MENGELOLA RESISTENSI TERHADAP TRANSFORMASI DIGITAL: STUDI KASUS PADA PELAKU UMKM DI PROVINSI BANTEN

Authors

  • Angrian Permana Author
  • Rani Puspa Author
  • Asep Munir Hidayat Author

DOI:

https://doi.org/10.704776/jfik.v7i2.1

Keywords:

Kepemimpinan, Resistensi Terhadap Perubahan, Transformasi Digital, UMKM, Studi Kasus

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan dalam mengelola resistensi terhadap transformasi digital di kalangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Provinsi Banten. Transformasi digital dikonseptualisasikan bukan hanya sebagai adopsi teknologi tetapi sebagai perubahan organisasi strategis yang mencakup model bisnis, proses operasional, dan budaya organisasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan delapan UMKM yang telah menerapkan digitalisasi melalui marketplace, platform media sosial, dan sistem pembayaran digital. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Temuan menunjukkan bahwa resistensi terhadap transformasi digital bersifat multidimensional, termasuk kecemasan teknologi, kekhawatiran atas perubahan pola kerja, dan skeptisisme mengenai efektivitas digitalisasi. Studi ini menyoroti bahwa kepemimpinan pemilik UMKM memainkan peran mediasi yang penting dalam mengurangi resistensi melalui komunikasi visi digital yang jelas, demonstrasi peran model teknologi, penyediaan pelatihan dan pendampingan, serta pemberdayaan karyawan. Secara konseptual, temuan ini memperkuat argumen bahwa keberhasilan transformasi digital di UMKM tidak hanya bergantung pada kesiapan teknologi, tetapi juga pada integrasi kesiapan psikologis, kemampuan organisasi, dan kualitas kepemimpinan transformasional sebagai penentu utama dalam mengelola perubahan.

Published

2026-05-29